Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Membuka usaha merupakan impian banyak orang, dengan membuka usaha, kesempatan untuk memiliki kebebasan waktu dan kebebasan financial dapat segera terwujud. Namun tidak semua orang bisa dengan membuka usaha, selain alasan modal, keberanian dan resiko yang banyak belum bisa di persiapkan dengan baik. Memang masih ada saja orang yang sudah merasa hidup tenang dengan gaji bulanan yang sudah jelas pendapatannya, tapi bukankah memiliki usaha justru bisa lebih memaksimalkan potensi diri kita, kemampuan manajerial kita, kreatifitas dan tentunya memberikan kepuasan tersendiri.

Untuk memulai membuka usaha memang bukan merupakan perkara yang mudah, tidak semudah kita berbicara. Berbagai alasanpun banyak dijadikan penghalang dalam membuka usaha, bayangin saja, pada saat hendak membuka usaha, kita dibingungkan pada modal yang tidak memadai, tapi ketika modalnya mencukupi terkadang kita juga masih bingung bagaimana untuk memulainya. Jadi sebenarnya bagaimana memulai usaha tidak serta merta dikarenakan seberapa modal yang kita miliki, tapi seberapa beranikah kita memulai usaha itu. Nah berikut dibawah ini beberapa solusi yang mungkin bisa dipertimbangkan ketika Anda mengalami kesulitan saat akan memulai membuka usaha:

1. Mengatasi kesulitan permodalan

Kesulitan membuka usahaIni memang merupakan alasan klasik yang hampir dirasakan semua orang, bagaimana hendak memulai bisnis kalau modal saja tidak punya,  bahkan masih banyak juga orang yang tidak percaya ada bisnis yang bisa dijalankan nyaris tanpa modal. Caranya mudah saja kalau anda mengalami kesulitan dalam hal permodalan, cari saja partner bisnis yang tentunya memiliki modal atau anda juga bisa mengajukan peminjaman modal ke lembaga pembiayaan, tentunya kalau dengan lembaga pembiayaan, usaha anda harus sudah jelas atau sudah berdiri. Biasanya lembaga pembiayaan atau permodalan tidak mau memberikan pinjaman kepada orang yang baru akan memulai usahanya.

2. Mengatasi krisis keahlian (skill) dan rasa kurang percaya diri.

Untuk menjadi seorang pengusaha kita tidak harus di tuntut punya skill di bidang usaha tersebut, minimal anda cukup mengerti dan sedikit menguasai secara umum. Kalaupun tidak mengusainya anda bisa menggandeng partner yang tentunya memiliki keahlian dibidang tersebut, dengan begitu anda dapat memulai menjalankan usaha, dan tetap jangan lupa untuk memperdalam dan mengembangkan skill anda. Istilahnya berusaha sambil belajar.

3. Mengatasi masalah strategi dan jaringan  pemasaran.

Kasus ini biasanya banyak dihadapi oleh calon pebisnis yang memiliki relasi atau partner yang tidak begitu banyak. Dalam berbisnis, relasi atau partner, minimal teman harus banyak. Agar mempermudah anda membuka usaha, paling tidak anda akan mendapatkan dukungan atas usaha yang Anda mulai. Mulailah membangun jaringan terlebih dahulu, minimal itulah tindakan pertama anda sebelum Anda membuka usaha. Ajaklah rekan atau teman anda untuk bekerjasama mengembangkan bisnis anda, tentunya akan lebih mudah memperbanyak jaringan atau relasi.

4. Mengatasi rasa takut akan kegagalan atau kebangkrutan.

Siap berbisnis tentunya harus siap bangkrut, pebisnis itu hanya punya dua pilihan, sukses (kaya) atau bangkrut (pembelajaran).  Jika Anda tidak berani melawan rasa takut tersebut usaha Anda tentunya tiak akan berjalan lancar. Tetaplah fokus dan kalahkan semua rasa ketakutan itu.

Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, selama Anda fokus membuka usaha anda, dan bisa mengelola rasa takut menjadi strategi usaha anda, tentunya Anda akan meraih kesuksesan.

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ