Contoh Laporan Perusahaan Dagang

 

Laporan Perusahaan Dagang

Laporan Perusahaan Dagang

Berbagai jenis laporan tentunya sering membuat kita bingung. Terkadang kita membaca sebuah laporan pun tidak mendapatkan informasi yang cukup membantu mengenai suatu hal, contohnya adalah untuk laporan perusahaan dagang. Laporan perusahaan dagang menjadi sebuah bukti bagi apa yang ada didalam perusahaan. Jika laporan yang diberikan tidak terperinci dan tidak menggunakan format yang tepat sesuai dengan karakteristik perusahaan, maka para pembaca laporan akan mendapatkan kesulitan dalam mendapatkan informasi mengenai perusahaan tersebut, terutama dalam sebuah perusahaan dagang.

Sebuah perusahaan dagang perlu untuk mengetahui berbagai seluk beluk serta karakteristiknya masing-masing. Perusahaan dagang pastinya memiliki hal yang tidak dimiliki oleh jenis perusahaan lainnya, termasuk dibandingkan dengan perusahaan jasa. Selain memiliki produk yang berbeda yaitu berupa jasa keahlian dan barang dagang, perbedaannya terletak dalam proses yang ada dalam perusahaan tersebut.

Laporan keuangan pun akan memiliki unsur yang berbeda dan format yang berbeda pula. Biasanya laporan tersebut mengandung berbagai unsur seperti unsur laporan mengenai laba dan rugi, laporan dari arus kas, laporan atas perubahan dari ekuitas, neraca, serta catatan dari laporan keuangan. Keseluruhan dari unsur tersebut merupakan unsur pokok yang harus dipahami dalam sebuah laporan keuangan perusahaan dagang, terutama untuk laporan keuangan. Kita juga perlu memahami komponen-komponen yang ada dalam setiap unsur dari laporan keuangan perusahaan tersebut sehingga laporan itu akan menyajikan setiap hal yang perlu diketahui.

Salah satu unsur pokok dalam sebuah laporan keuangan perusahaan ialah laporan keuangn laba – rugi untuk perusahaan dagang. Dalam sebuah laporan keuangan laba – rugi, kita perlu memperhatikan jenis perusahaannnya. Pada dasarnya terdapat dua jenis laporan laba dan rugi, yaitu dalam bentuk multi – step serta bentuk single – step. Untuk bentuk single – step akan lebih cocok untuk jenis perusahaan jasa, sedangkan untuk multi – stepnya akan lebih cocok untuk laporan perusahaan dagang. Tentunya kita sudah sering melihat berbagai jenis dan contoh laporan keuangan untuk perushaan dagang terutama untuk laporan rugi – laba, bukan? Tentunya dengan memahami komponen-komponen yang ada pada laporan perusahaan dagang, akan membantu kita menyajikan pokok-pokok yang yang harus ada di sana atau di laporan tersebut.

Untuk jenis laporan keuangan rugi – laba untuk perusahaan dagang, format atau pokok-pokoknya dapat melingkupi pemaparan bruto atau penjualan yang masih kotor, harga pokok dalam penjualan, beban dari usaha tersebut yang juga terdiri dari pendapatan dan beban dari luar usaha, serta laba bersih dari sebelum serta sesudah pajak. komponen – komponen tersebut sangat membantu kita dalam menyusun laporan perusahaan dagang yang sesuai dengan usaha yang kita jalankan, terutama usaha dagang kita. Hal itu akan cukup membantu kita dalam memiliki manajemen perusahaan yang baik serta teratur sebagai modal kesuksesan perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ