Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Mendengar istilah cash flow pasti sebagian pengusaha kurang familiar mendengar kata-kata tersebut apalagi, pengusaha kecil dan menengah. Cash flow atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan arus kas merupakan laporan keuangan yang berisi tentang pengaruh kas pada kegiatan operasi, dimana kegiatan tersebut meliputi transaksi baik berupa pendanaan atau pembiayaan, kemudian berupa kenaikan ataupun penurunan yang dialami oleh suatu perusahaan dalam satu periode.

Cash Flow Perusahaan JasaAda dua contoh laporan cash flow yaitu yang pertama cash inflow, yaitu merupakan kegiatan transaksi yang mengakibatkan adanya keuntungan kas. Adapun kas masuk tersebut terdiri dari hasil penjualan produk berupa barang ataupun jasa, adanya penagihan hutang dari penjualan berupa kredit, adanya pinjaman atau piutang dari pihak lain, adanya penerimaan sewa ataupun pendapatan lain. Kemudian yang kedua yaitu cash outflow yaitu merupakan kegiatan transaksi yang mengakibatkan adanya beban pengeluaran kas.

Nah, adapun kas keluar tersebut disebabkan karena adanya pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk bahan baku, pegawai, maupun biaya lainnya. Kemudian, adanya pengeluaran biaya administrasi umum dan administrasi penjualan, adanya pembayaran hutang-hutang pada setiap perusahaan, pembayaran sewa, pajak dan pembayaran lainnya. Dari kedua contoh cash flow diatas dapat kita ketahui bahwa laporan transaksi kas berupa pengeluaran atau pendapatan kemudian kenaikan ataupun penurunan bisa kita ketahui secara relevan transaksi kas yang dilakukan dalam periode tertentu.

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ