Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Raja-raja properti Indonesia? Ya, artikel ini akan membahas pengembang mana saja yang merajai properti Indonesia. Properti bisa diartikan sebagai sesuatu yang dimiliki seseorang atau sekelompok orang atas hak eksklusif. Bentuk-bentuk dari properti ini beragam, mulai dari tanah, rumah, apartemen, dan lain-lain. Bisnis properti ini sekarang semakin berkembang dan sangat diminati masyarakat. Alasan utamanya adalah karena bisnis ini bisa memberikan keuntungan yang besar.

Raja-Raja Properti IndonesiaPebisnis properti perorangan, pengembang pun kini semakin berlomba dalam menambah investasi dalam bentuk properti ini. Sekarang ini banyak pengembang yang bersaing. Nilai proyek yang miliaran hingga triliunan semakin menjamur. Proyek-proyek besar ini tidak hanya ada di Jakarta, tapi juga di kota lain seperti Bandung, Medan, Surabaya, dan kota-kota lainnya. Sebut saja proyek-proyek The City Center dan Ciputra World Jakarta yang berlokasi di Jakarta, Puncak Bukit Golf  dan Tunjungan City Superblock  di Surabaya, Medan Focal Point  dan Crystal Square di Medan, juga City Center dan Skyline City Education Center di Bandung.

Fenomena seperti ini mencuatkan adanya kompetisi antar pengembang proyek yang sangat ketat. Persaingan seperti ini tidak hanya terjadi pada pengembang yang sudah lama terjun di dunia properti saja, tapi juga pada pengembang yang baru muncul. Para pengembang ini berusaha mempertahankan dan merebut hegemoninya masing-masing dengan proyek yang terbaik, unik, dan menarik.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa pengembang yang merajai bisnis properti ini. Berdasarkan nilai kapitalis pasarnya per 31 Maret tahun 2013, ada sepuluh pengembang yang merajai bisnis properti Indonesia. Siapa sajakah itu? Berikut paparannya.

  1. Lippo Karawaci. Lippo Karawaci merupakan pengembang dari kota mandiri yang ter integrasi yaitu “Lippo Village”. Kota mandiri ini memiliki nilai kapitalis sekitar Rp 29,539 triliun. Selain “Lippo Karawaci”, pengembang ini juga menggarap proyek megablok Holland Village di Cempaka Putih, Jakarta Timur dan St Moritz Penthouse & Residences di Puri Indah, Jakarta Barat.
  2. Bumi Serpong Damai yang mengembangkan BSD City dengan nilai kapitalis sebesar Rp 28,170 triliun.
  3. Alam Sutera Realty dengan nilai kapitalis sebesar Rp 20,042 triliun.
  4. Pakuwon Jati dengan nilai kapitalis sebesar Rp 17,819 triliun.
  5. Summarecon Agung dengan nilai kapitalis sebesar Rp16,951 triliun.
  6. Ciputra Development dengan nilai kapitalis sebesar Rp 16,530 triliun.
  7. Agung Podomoro Land dengan nilai kapitalis sebesar Rp 10,147 triliun.
  8. Duta Pertiwi dengan nilai kapitalis sebesar Rp 6,937 triliun.
  9. Modernland Realty dengan nilai kapitalis Rp6,329 triliun.
  10. Ciputra Property dengan nilai kapitalis sebesar Rp 5,781 triliun.

Itulah beberapa perusahaan pengembang yang merajai dunia properti Indonesia. Semuga bermanfaat.

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ