Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Setiap orang pasti butuh makan. Hari ini beli makanan besok pasti beli lagi. Kebutuhan akan makanan tidak akan pernah surut bahkan meningkat seiring dengan pertumbuhan manusia. Peluang usaha makanan menjadi salah satu bidang bisnis yang sangat menggiurkan bila Anda mengetahui caranya. Berikut ini akan diuraikan hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam memulai usaha bisnis makanan :

peluang usaha makanan1. Mempunyai Modal pada Awal Membuka Usaha

Modal memang penting, namun bagaimana jika belum punya modal. Jika Anda hanya menunggu hingga punya modal maka bisa dipastikan selamanya Anda tidak akan punya modal. Banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mengadakan kekurangan modal, sebagai contoh, Anda bisa mencari partner yang bisa diajak kerjasama bisnis, Anda bisa juga meminjam ke koperasi atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.

Bila Anda memiliki modal yang tipis tetapi sangat ingin berbisnis dengan modal sendiri itu lebih baik, karena anda tak akan pusing untuk membayar hutang nantinya dan Anda dapat fokus dalam mengembangkan usaha. Anda perlu berhemat untuk tambahan modal dimasa datang. Sebagai contoh Anda ingin membuka usaha modal kecil dengan membuka usaha makanan ringan. Anda membuat keripik singkong dengan modal hanya 10 ribu, lalu anda produksi menjadi  40 bungkus dengan harga satuan Rp.500. Kemudian sisihkan separuh keuntungan untuk tambahan modal, menjadi 50, 60, 100, 500 bungkus. Ini bukan hal yang mustahil, bahkan Anda bisa produksi hingga ribuan bungkus atau membuka pabrik.

Bila Anda cari modal usaha dengan cara usaha patungan, sebaiknya Anda membuat surat perjanjian terlebih dahulu yang mengatur segala peraturan dan pembagian hak dan kewajiban masing-masing serta sistem pembagian keuntungan/kerugian kelak. Ini sangat berguna menghindari masalah yang akan timbul di kemudian hari. Bila Anda hendak meminjam dari lembaga keuangan maka Anda harus membuat laporan keuangan setelah usaha berjalan. Laporan keuangan tersebut mencantumkan arus kas masuk, arus kas keluar, dan aset perusahaan yang dimiliki. Hal ini dilakukan agar lembaga keuangan/bank tersebut mengetahui dan mempercayai secara pasti perkembangan bisnis usaha kecil Anda.

2. Cermat Memilih Lokasi Usaha

Pilihlah lokasi tempat berjualan yang sering dilalui orang banyak. Saat menentukan lokasi usaha juga harus mempertimbangkan modal awal yang akan dikeluarkan dan memperhitungkan untung ruginya. Jangan sampai terjadi modal Anda terkuras untuk membeli atau sekedar menyewa tempat jualan. Anda juga dapat berjualan tanpa mempunyai tempat usaha menetap hanya dengan menitipkan produk usaha Anda ke tempat toko makanan atau tempat usaha mitra Anda. Anda bisa gunakan sistem discount untuk memberikan keuntungan bagi si pemilik toko jika berhasil menjual produk Anda.

3. Ciptakan Menu Andalan

Sebelum membuka usaha bisnis makanan, sebaiknya Anda lakukan survei dulu terhadap menu yang sudah beredar di pasar. Kemudian, pilih menu makanan yang belum banyak dijual dipasaran tetapi disukai  dan dicari konsumen. Ini sangat berguna untuk mengurangi tingkat persaingan di pasar.

4. Pastikan Supply Bahan Baku

Mempunyai pemasok untuk semua bahan baku produksi yang stabil setiap harinya sangat dianjurkan guna kelancaran proses produksi. Hal ini bisa menjadikan harga produksi lebih murah dan Anda pun bisa menjadi pengusaha kepercayaan pemasok jika suatu saat Anda sedang dalam keadaan sulit atau kekurangan modal awal. Disamping itu, Anda bisa diprioritaskan oleh pemasok bila suatu saat bahan baku yang Anda butuhkan langka di pasaran. Suatu keuntungan, bukan? Upayakan mempunyai lebih dari 1 pemasok untuk alternatif bila pemasok yang satu tidak bisa memasok permintaan bahan baku Anda.

5. Optimalkan Sumber Daya Manusia (SDM)

Jika usaha Anda masih tergolong kecil, mempunyai seorang asisten yang dapat mempermudah pekerjaan Anda sudah lebih dari cukup. Jangan terlalu banyak dulu memiliki karyawan karena bisa menjadi beban biaya. Perhatikan kesejahteraannya dengan memberi gaji sesuai dan tepat waktu. Hal ini untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan karyawan.

6. Tentukan Target Pemasaran

Menemukan target pasar untuk jenis usaha Anda merupakan salah satu kunci sukses menjalankan usaha makanan. Meskipun Anda menawarkan harga yang murah namun jika tidak sesuai dengan target konsumen, ini dapat menjadi kendala bisnis makanan Anda.

7. Membuat Promosi yang Tepat

Promosi yang paling ampuh hingga saat ini adalah promosi orang dari mulut ke mulut. Promosi ini berhasil jika Anda bisa memuaskan konsumen kemudian mereka akan menjadi pelanggan setia Anda. Berawal dari pelanggan setia Anda inilah akan tersebar informasi tentang keunggulan produk Anda ke publik secara luas. Bila ada dana lebih dari keuntungan, tidak menutup kemungkinan Anda mempromosikan produk Anda lewat media iklan, seperti papan nama, spanduk, leaflet dan pamflet.

8. Urus Perizinan Usaha

Demi kepastian dan kelangsungan bisnis Anda, pastikan surat izin usaha Anda telah diurus dari instansi yang berwenang setempat. Jika usaha semakin besar dan berkembang, alangkah baiknya Anda segera mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP), mengurus perizinan di Kementerian Kesehatan RI, bahkan yang tidak kalah penting Anda mengurus sertifikasi halal MUI untuk produk Anda ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).

9. Jaga Sikap dan perilaku

Sangat penting untuk menjaga sikap perilaku Anda dihadapan konsumen. Semakin anda berperilaku baik dan sopan maka konsumen akan semakin senang dan berniat menjadi pelanggan Anda. Begitu pula sebaliknya.

10. Iringi Usaha dengan Berdo’a

Setelah bekerja seoptimal mungkin, berdoa adalah kunci pembuka keberhasilan Anda. Semangat dan terus berdoa kepada Allah karena Dialah yang menentukan hasil kerja keras Anda dan jangan sampai Anda memakai magic/instant dalam berbisnis karena sudah pasti akan hancur cepat atau lambat.

Sekian tips-tips yang diambil dari pengalaman. Mudah-mudahan bisa menjadi bahan renungan, pertimbangan dan masukkan yang bermanfaat untuk membuka usaha kuliner. Sekarang, saatnya Anda mulai menentukan menu apa yang akan Anda pilih lalu kuasailah. Ide bisnis usaha dapat di buat dari hal sekecil mungkin yang Anda bisa lakukan, jangan pernah sia-siakan setiap peluang usaha baru yang ada di depan Anda. Anda tidak akan pernah tahu jika Anda tidak pernah mencobanya.

Tunggu apa lagi? Selamat Mencoba!

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ