Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Ketika bisnis kita sudah berjalan, ketika bisnis kita sudah mulai menampakkan bentuknya. Adakalanya kita mulai berfikir untuk lebih membenahi pembukuan bisnis Anda. Saat ini banyak sekali para pebisnis, khususnya Usaha Kecil dan Menengah yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis nya namun masih belum memiliki pembukuan yang rapi, sehingga seringkali susah untuk di analisa trend bisnis, cash flow serta tingkat perkembangan bisnisnya.

Khusus untuk pemula bisnis, lebih baik dari awal segera membuat pembukuan sederhana dengan excel untuk bisnisnya. Jangan terlalu di pusingkan dengan pembukuan yang rumit, anggapan hanya orang-orang yang memiliki keahlian tertentu yang bisa menyelesaikan pembukuan dengan baik. Membuat pembukuan itu sebenarnya mudah saja. Tujuan utama membuat pembukuan itu adalah untuk memonitor keuangan Anda dan tentunya dapat menjaga perputaran dana operasional bisnis Anda agar menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di kemudian hari. Berikut ini beberapa tips pembukuan sederhana yang harus Anda perhatikan demi kesuksesan bisnis Anda.

Jangan Pernah Menggabungkan Keuangan Pribadi dengan Keuangan Bisnis Anda.

Pembukuan SederhanaIni banyak sekali terjadi di kalangan pebisnis, khususnya yang masih pemula atau bisnis UKM. Mereka cenderung menggabungkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis. Memang walaupun demikian tetap saja uang itu 100% milik Anda. Tapi Anda akan dihadapkan pada suatu masalah jika Anda tidak memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis Anda. Salah satunya adalah ketidaksengajaan penggunaan dana yang berakibat pada terganggunya operasional bisnis.

Anggarkan Pengeluaran Bulanan Anda.

Jangan anggap remeh pembuatan anggaran belanja. Ini akan menjadi kemudi yang menentukan perkembangan bisnis Anda. Dengan membuat anggaran, Anda akan mengetahui seberapa besar pengeluaran yang akan Anda keluarkan. Tentukanlah gaji untuk diri Anda sendiri sesuai jabatan Anda, meskipun itu usaha Anda. Jika terpaksa meminjam, maka anggap saja itu sebagai kasbon/hutang yang harus dikembalikan ke dana operasional bisnis Anda.

Buat Pembukuan Sederhana Bisnis Anda Dalam Bentuk Laporan Keuangan.

Pada umumnya laporan keuangan yang ideal yang harus Anda buat adalah laporan laba rugi dan laporan neraca, tapi paling tidak sekurang-kurangnya Anda bisa membuat laporan arus kas. Dengan laporan arus kas ini Anda bisa mengetahui kapan saat uang keluar, uang masuk, dan kapan uang akan minus.  So, Anda bisa mengantisipasinya terlebih dahulu sebelum kejadian minus. Laporan arus kas itu mudah membuatnya, tinggal buat beberapa kolom yang di dalamnya ada uang masuk, uang keluar, dan saldo. Itulah contoh pembukuan sederhana yang efektif menunjang kelancaran bisnis Anda.

Buat Laporan Stok Fisik Produk yang Anda Jual.

Ini penting bagi Anda yang berbisnis retail, seperti penjualan barang harian, atau penjualan produk-produk lain yang systemnya stok barang. Jika Anda tidak mencatatnya dalam pembukuan usaha yang rapi Anda akan memberikan celah bagi karyawan Anda untuk memanipulasi laporan. Oleh karena itu Anda dapat melakukan cek stok secara berkala (stok opname).

Demikian tips pembukuan sederhana yang mungkin bisa Anda terapkan. Bisnis tanpa adanya pembukuan ibarat sebuah perahu yang berjalan tanpa kemudi. Tanpa kontrol, tanpa strategi dan tanpa perhitungan. Yuk..budayakan pembukuan tertib untuk bisnis Anda!

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ