Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Ketika proses perekrutan karyawan, staf HRD atau personalia pasti akan memberikan surat perjanjian kerja atau kontrak tenaga kerja. Sebelum ditandatangani, pihak perusahaan biasanya akan meminta calon karyawan tersebut untuk membaca dan memahami dengan baik apa-apa saja isi dari kontrak kerja tersebut.

Dalam surat kontrak tenaga kerja, Anda dapat mengetahui hak dan kewajiban Anda sebagai pekerja dan perusahaan sebagai pemberi kerja, syarat-syarat kerja, status kerja, dan lainnya yang sesuai dengan UU ketenagakerjaan di Negara kita.

Kontrak Tenaga KerjaKontrak kerja adalah sebuah perjanjian antara pekerja dengan perusahaan dengan memuat syarat, kewajiban, serta hak dari pihak-pihak terkait, dalam hal ini pekerja dan perusahaan. Dalam kontrak kerja, setidaknya tercantum beberapa hal berikut:

  • Identitas perusahaan
  • Identitas pekerja
  • Jenis pekerjaan atau jabatan
  • Besaran upah dan cara pembayaran
  • Hak dan kewajiban pekerja dan perusahaan
  • Jangka waktu berlakunya perjanjian
  • Tanggal dan tempat perjanjian dibuat, serta tanda tangan dan nama jelas para pihak yang terkait dalam perjanjian.

Kontrak tenaga kerja ini dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

  • Menurut bentuknya, kontrak kerja dibagi menjadi dua, antara lain:
    • Kontrak kerja tidak tertulis, yaitu kontrak kerja yang hanya berbentuk lisan namun tetap bisa mengikat pekerja serta perusahaan untuk menjalankan apa-apa yang ada dalam perjanjian. Kontrak kerja seperti ini memiliki kelemahan yaitu pekerja atau pengusaha tidak dapat menuntut haknya jika di kemudian hari terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan kesepakatan.
    • Kontrak kerja tertulis, yaitu kontrak kerja dalam bentuk tulisan yang bisa dijadikan bukti jika di kemudian hari terjadi perselisihan atau tidak sesuai dengan kesepakatan. Perjanjian kontrak kerja ini biasanya akan dibuat 2 rangkap dengan memiliki kekuatan hukum yang sama. Satu untuk pekerja, dan satu lagi untuk perusahaan.
    • Menurut waktunya, kontrak kerja dibagi menjadi dua, antara lain:
      • Kontrak kerja waktu tertentu, yaitu perjanjian kerja antara pekerja dan perusahaan dalam waktu tertentu. Perjanjian kontrak kerja ini sering digunakan oleh perusahaan yang memakai karyawan kontrak. Misalnya, kontak kerjanya hanya 2 tahun. Kontrak ini bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, biasanya perusahaan akan menggunakan tenaga kerja kontrak maksimal 2 tahun, jika dirasa karyawan tersebut bagus dan memberikan kontribusi yang berarti bagi perusahaan, maka perusahaan akan mengangkatnya menjadi karyawan tetap. Dengan begitu, kontrak kerja akan berubah menjadi kontrak kerja waktu tidak tertentu.
      • Kontrak kerja waktu tidak tertentu, yaitu perjanjian kerja antara perusahaan dan pekerja dimana hubungan kerjanya bersifat tetap. Berbeda dengan kontrak kerja waktu tertentu, dalam kontrak kerja ini tidak ada tenggat waktu kapan perjanjiannya akan berakhir. Kontrak kerja akan selalu berlaku selama pekerja tidak diberhentikan dari pekerjaannya.

Demikianlah sedikit wawasan tentang kontrak tenaga kerja. Semoga bermanfaat.

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ