Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Tanpa perdagangan, adalah mustahil bahan baku bisa mencapai produsen baik di dalam atau di luar negeri dan untuk barang jadi mustahil untuk mencapai konsumen akhir karena tidak ada orang yang mengatur pengiriman barang-barang tersebut. Dengan kata sederhana, perdagangan dalam negeri mengambil tempat di dalam suatu negara sementara dalam perdagangan luar negeri, barang-barang diekspor ke luar negeri. Tentu saja ada beberapa permasalahan yang pasti dihadapi baik oleh pedagang dalam negeri maupun pedagang luar negeri.

Perdagangan Luar NegeriTingginya biaya transportasi dan asuransi karena jarak yang lebih jauh. Dalam perdagangan dalam negeri, barang dipindahkan dari satu bagian dalam suatu negara ke bagian lain dari negara yang sama. Biasanya, perdagangan dalam negeri tidak perlu untuk mengirimkan barang melalui laut, kecuali tentu saja itu sebuah negara kepulauan seperti Indonesia dan Filipina. Kadang-kadang, mungkin perlu melewati sungai. Dengan demikian, transportasi yang biasa digunakan adalah melalui jalan darat, kereta api, sungai atau kanal. Biasanya, jarak yang ditempuh lebih pendek dari pada perdagangan luar negeri. Dalam perdagangan luar negeri, barang menempuh perjalanan yang jauh lebih jauh, kadang-kadang melintas laut yang luas. Ini berarti biaya transportasi dan biaya penyimpanan serta biaya asuransi akan lebih tinggi karena meningkatnya risiko. Dalam perdagangan luar negeri, transportasi yang sering digunakan adalah kapal dan pesawat.

Batas Negara

Perdagangan dalam negeri terjadi di dalam entitas politik tunggal di mana ada keseragaman dalam pembayaran, perbankan, sistem hukum dan fiskal. Perdagangan luar negeri melibatkan orang-orang dari berbagai entitas politik yang tidak berbagi perbankan, sistem hukum dan fiskal yang sama. Setiap negara biasanya akan bertindak sendiri untuk kepentingan pribadi. Dalam perdagangan luar negeri, hal ini harus diperhatikan untik memastikan bahwa proses pembayarannya lancar dan tidak ada masalah.

Bea masuk, kuota dan dokumentasi yang lebih kompleks

Ketika barang dagangan dibawa melintasi batas yang aman dalam suatu negara, barang-berang tersebut tidak akan dikenakan bea masuk atau kuota. Namun, barang dagangan tersebut akan dikenakan cukai. Ketika barang bergerak melintasi batas-batas negara dalam perdagangan luar negeri,barang tersebut dikenakan bea masuk, pembatasan kuota dan pembatasan kontrol devisa. Rincian ekspor dan impor harus dinyatakan dalam formulir deklarasi cukai. Kemudian barang-barang dagangan tersebut harus diverifikasi dengan dokumen seperti faktur konsuler, sertifikat asal, dll. Barang juga harus dikemas dan ditandai sesuai dengan persyaratan pabean negara pengimpor yang bersangkutan. Terakhir barang juga harus dibersihkan oleh Bea Cukai dan pengaturan harus dibuat untuk menyimpannya dalam gudang berikat. Secara keseluruhan, ini bukan sesuatu yang sangat kompleks bagi seseorang telah memutuskan untuk melakukan perdagangan luar negeri.

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ