Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook
Akuntansi Dasar

Akuntansi Dasar

Keuangan memang berarti sangat luas. Anda tentu tidak pernah jauh dari masalah keuangan. Anda harus bisa mengatur keuangan anda. Anda juga harus bisa mempertanggungjawabkan keuangan anda setiap bulannya sehingga anda bisa menentukan pengeluaran dan penghasilan. Jika anda selalu boros dan banyak mengeluarkan pengeluaran tentu saja anda harus memperbaiki.

Laporan keuangan sederhana anda tersebut bisa menjadi dasar pengambil keputusan anda dalam masa depan. Keuangan tentu sangat erat kaitannya dengan akuntasi. Banyak orang yang kini mengambil jurusan akuntasi karena mereka sangat ingin mendalami cara mengatur keuangan. Ketika mereka mempelajari tentang akuntansi mereka akan diajari tentang akuntansi dasar. Sebagai awal mempelajari tentang akuntasi, anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang disebut dengan asset, pendapatan, dan beban. Anda bisa menghitung semua asset anda dengan cara menambahkan kewajiban dengan kekayaan bersih anda. Anda sendiri bisa menghitung kekayaan bersih dengan cara mengurangi pendapatan anda dalam sebulan dengan beban. Beban yang dimaksud adalah pengeluaran dan beberapa hal yang harus anda bayar secara rutin setiap bulannya.

Dalam akuntasi anda harus mengetahui akuntansi dasar terlebih dahulu yaitu debet dan kredit. Apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan debet? Debet adalah salah satu jurnal akuntasi yang akan membantu anda untuk menghasilkan penurunan kewajiban, kenaikan asset dan juga penurunan kekayaan yang anda miliki. Apa yang dimaksudkan kredit? Kredit berkebalikan dengan debet. Akuntansi dasar akan memperlihatkan anda bagaimana proses akuntansi itu sendiri.

Proses akuntansi dimulai dari adanya transaksi, kemudian akan dicatat dan terjadi pencatatan, kemudian akan dilanjutkan dengan pengelompokan. Proses selanjutnya adalah pengikhtisaran dan pada akhirnya akan dibukukan menjadi sebuat laporan keuangan. Proses ini akan dilakukan terus menerus dan ini juga yang akan disebut dengan siklus akuntansi. Jika anda masih belum terlalu mengerti tentang semua tahapan dalam siklus akuntansi, anda bisa lebih mengetahui secara detil satu persatu dengan membaca pembahasan berikutnya.

Ada 6 kegiatan penting dari dua tahap dalam akuntansi dasar yang harus anda pahami benar-benar. Tahap pencatatan dalam siklus akuntansi dasar akan dilaksanakan dengan tiga kegiatan yaitu pembuatan bukti transaksi dari semua transaksi yang kita lakukan, pencatatan dalam buku harian atau jurnal harian. Anda bisa tahu bentuk jurnal harian di beberapa sumber. Dan kegiatan terakhir dari tahap pencatatan adalah memindahkan semua laporan dalam buku kas harian ke buku besar anda. Tahap peringkasan atau yang disebut tahap pengikhtisaran akan terdiri dari kegiatan membuat neraca saldo, pembuatan neraca lajur, dan sebuah jurnal penyesuaian yang akan dilanjutkan dengan kegiatan penyusunan laporan keuangan. Semua transaksi perlu untuk dibukukan dalam buku besar dan kemudian dibuat sebuat laporan keuangan. Ini akan menjadi hal pokok yang akan anda pelajari ketika anda ingin mengetahui tentang akuntansi dasar.

Artikel ini Bermanfaat? Share Sekarang..Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | EULA | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ