Sistem penggajian yaitu sesuatu yang dapat bantu bagi manusia untuk mempermudah kinerja dalam melakukan pengawasan terhadap pekerja pekerja agar lebih mudah untuk mengawasi efektifitas saat mereka bekerja. Tentu saja anda telah mengerti apa yang disebut gaji, bahkan setiap karyawan pasti pernah mendapatkan gaji baik dari perusahaan swasta yang mempekerjakannya maupun dari pemerintah. Setiap perusahaan memiliki system penggajian yang tersendiri yang dianggap cocok untuk perusahaannya. Sistem penggajian karyawan  biasanya diterapkan setelah menghitung jumlah karyawan agar lebih efektif. Dengan diterapkannya system penggajian diharapkan agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan misalnya terselip seperti menggunakan system manual. Sistem penggajian perusahaan sangat penting selain dapat mempermudah, dengan adanya system penggajian perusahaan tidak perlu memperbanyak karyawan dibagian penggajian itu dapat lebih menghemat tenaga kerja sehingga perusahaan tidak perlu menggaji banyak orang.

Sistem PenggajianAda banyak sistem informasi penggajian yang ada pada saat ini namun, tidak semua modal system penggajian cocok untuk semua perusahaan. Misalnya untuk perusahaan yang memiliki karyawan banyak sistem penggajian pegawai manual atau system penggajian check in lebih cocok dikarenakan apabila mengalami error system maka akan lebih mudah untuk ditanggulangi. Begitu juga sebaliknya untuk perusahaan yang memiliki karyawan sedikit, bias menggunakan sistem penggajian dan pengupahan yang lebih kompleks karena walaupun mengalami error system penanggulangannya bisa dilakukan dengan cepat karena tidak terlalu dibutuhkan dalam waktu yang lama. Dengan menggunakan system system tersebut maka akan mempermudah dan melancarkan pekerjaan dan menghambat terjadinya masalah dalam suatu perusahaan.

System akuntansi penggajian juga memiliki beberapa bagian yang perlu dipahami bagi anda yang sedang menjalankan suatu usaha.

Inilah beberapa fungsi yang terkait dalam system akutansi penggajian

1.            Fungsi kepegawaian, fungsi kepegawaian memiliki tugas untuk mencari pekerja baru, pengeleksian calon pekerja, membuat surat tariff gaji dan sebagainya.

2.            Fungsi pencatatan waktu, fungsi yang satu ini memiliki tugas mencatat setiap kaliwaktu hadir semua pekerja dalam perusahaan.

3.            Fungsi pembuatan daftar gaji, fungsi ini memiliki tugas untuk membuat daftar gaji bagi para pekerja disuatu perusahaan agar tidak perlu terjadi kesalahan dalam penggajian.

4.            Fungsi akuntansi, fungsi akutansi bertugas untuk mencatat gaji perusahaan kepada karyawan, hutang tersebut dalam akutansi disebut dengan hutang gaji yang harus dibayar oleh perusahaan kepada karyawan dalam wantu yang telah disepakati.

Itulah beberapa fungsi yang terkait dalam sistem penggajian perusahaan, bagi para perusahaan tentu lebih mengerti akan keadaan perusahaannya. Sehingga dapat memilih contoh sistem penggajian yang tepat agar dapat bekerja secara efektif. Apabila anda ingin memualai usaha dalam bidang jasa lebih baik apabila menggunakan sistem manual saja karena jumlah karyawan lebih sedikit dan tidak memerlukan sistem penggajian yang canggih, karena dapat dilakukan dengan cara manual saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Home | Blog | Order | Free Download | Video Tutorial | Contact Us
Kebijakan Kami | Tentang Kami | Syarat & Ketentuan | FAQ